Tampilkan postingan dengan label Slackware. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Slackware. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2009

Slackware 13.0

Beberapa hari yang lalu situs Slackware.com telah mengeluarkan pengumuman tentang dirilisnya Slackware 13.0. Berdasarkan release announcement yang terdapat di situs tersebut versi kali ini mengalami banyak sekali perubahan dibandingkan versi sebelumnya. Perubahan yang paling mencolok adalah tersedianya versi resmi untuk arsitektur 64 bit dan penggunaan KDE versi 4.2.4 (akhirnya... :).

Setelah download sehari semalem pake torrent, burning ke CD, akhirnya sampe juga waktu untuk mencoba menginstall Slackware ke kompie :) Seperti biasa, setelah booting dari CD 1 installer, Slackware "hanya" mempersembahkan konsole item putih pada layar monitor :), langkah selanjutnya untuk menginstall tidak ada perbedaan dengan versi sebelumnya yang terdiri dari :

  1. login menggunakan user "root"
  2. partisi harddisk menggunakan cfdisk (jangan lupa sediakan minimal partisi swap dan root)
  3. ketik "setup" pada konsole, dan akan muncul blue screen yang bener-bener keren :)
  4. ikuti setiap langkah yang terdapat pada layar, pada saat muncul opsi untuk menginstall paket software, tandai paket yang akan diinstall (kalo nggak mau repot biarin aja apa adanya, paling cuman ngabisin sekitar 4-5 GB space harddisk aja :), terus continue, tunggu sekitar 30 menit (ini di komputer ane, perkiraan waktu sebenernya tergantung kondisi dan situasi kompie masing2:), dan terakhir ....
  5. selesai :)

Nah lho, siapa bilang install slackware itu susah, hanya karena nggak serba klak-klik bukan berarti susah kan :)

Setelah install dan reboot tinggal dicoba dicoba dicoba ..... he he he, dan akhirnya terinstallah sudah Slackware 13.0 di kompie saya. Seperti biasa :), berikut beberapa skrinshut yang saya ambil :

Dari screenshots


Dari screenshots


Dari screenshots


Dari screenshots


Dari screenshots

Rabu, 06 Mei 2009

GSlacky 2.26.1

Beberapa hari yang lalu komunitas slackwarer Italia (slacky.eu) merilis pengumuman tentang telah tersedianya GSlacky terbaru yaitu GSlacky 2.26.1. He he jadi pengen nyoba neh, dan inilah hasilnya

Dari screenshots


Dari screenshots

Setelah mendandani sana sini, jadi juga deh kayak tampilan di atas. Keren juga neh Gnome 2.26.1.

Slackware memang jempolan :) meskipun di dalam CD/DVD distribusi standard nya tidak disertakan paket Gnome, tetapi banyak sekali komunitas2 penggemar Slackware yang menyediakannya, contohnya Gslacky, Gware, Gnomeslackbuild, dan Drompline Gnome. Jadi tinggal pilih aja Gnome rasa apa yang mau dipake :) Kalau saya lebih suka menggunakan GSlacky atau Gware. Cuman satu masalah yang saya alami dalam menggunakan Gnome, sampai sekarang saya belum ngeh gimana caranya memakai PulseAudio :)

Rabu, 01 April 2009

Green Desktop

Gambar di bawah merupakan screenshot desktop di komputer yang saya pakai sehari-hari kantor he he he . . . . .


Slackware 12.2, Xfce 4.6.0, Murrine Themes, Gnome-Wise Icon. It's so cooool green :)

Selasa, 17 Maret 2009

Openoffice.org Base & MySQL Combo

Openoffice.org (OOo) merupakan salah satu office suite andalan saya dalam mengerjakan tugas sehari-hari di kantor. Di dalam si OOo ini sudah tercakup aplikasi2 untuk mengolah kata (Writer), spreadsheet (Calc), presentasi (Impress), database (Base), dan masih banyak lagi yang lainnya. OOo punya berbagai macam ekstensi dan template tambahan, bisa digunakan di bermacam-macam platform baik linux, windows, ataupun yang lainnya, dan yang paling penting G R A T I S sekali lagi GE RA TIS :) OOo bisa didownload, diinstall, ataupun dibagi-bagikan tanpa dipungut biaya sepeserpun.


Salah satu fitur yang terdapat di OOo adalah Openoffice.org Base (Base). Base merupakan salah satu fitur di OOo yang berfungsi mengelola database. Dengan Base kita bisa membuat database lengkap dengan tabel, query, dan form-nya atau kita juga bisa menghubungkan Base dengan database lain mulai dari yang berformat text biasa, spreadsheet ataupun dengan database "betulan" :) seperti Postgresql, Oracle, MySQL, dll. Uraian berikut ini akan menjelaskan :) langkah-langkah untuk menghubungkan Base dengan MySQL menggunakan driver JDBC.

Pertama download terlebih dahulu driver JDBC untuk MySQL (Connector/J) di alamat berikut. Download dan ekstrak di sembarang tempat seumpama di folder /home/jlitheng/Programs/mysql_connector/. Kemudian buka Openoffice.Org, klik Tools, Options, pada jendela option, pilih opsi java, dan pada bagian Java Options pilih versi JRE yang diinginkan, klik Class Path, Add Archive, pilih file connector mysql-connector-java-5.1.7-bin.jar yang telah didownload, OK, restart Openoffice.org.



Setelah MySQL JDBC driver terinstall, Base sudah siap untuk dihubungkan dengan MySQL, buat file Base baru, pilih Connect to an existing database, pilih MySQL. Klik next.



Kemudian pilih Connect using JDBC, klik next, masukkan nama database, URL server MySQL (jika MySQL terinstall di komputer yang sama cukup diisi localhost), port untuk connect ke server MySQL (default 3306). Ada baiknya klik tombol Test Class untuk menge-test :) apakah MySQL JDBC Driver sudah terinstall dengan benar, jika muncul jendela The JDBC Driver was loaded successfully berarti MySQL JDBC Driver sudah terinstall dengan benar.



Setelah meng-klik tombol next akan muncul jendela database authentication, masukkan username untuk mengakses database, beri tanda contreng pada Password Required, kemudian klik Test Connection untuk menge-test koneksi ke MySQL.



Jika Base tidak bisa terhubung ke MySQL coba cek konfigurasi MySQL, saya pernah mengalami hal ini, komputer yang saya pakai menggunakan OS Linux Slackware 12.2, dan file inisiasi MySQL daemon di Slackware ini membuat opsi skip-networking pada MySQL menjadi aktif. Hal ini menyebabkan Base tidak bisa terhubung ke MySQL. Untuk mengatasi hal ini pastikan bahwa opsi skip-networking pada file konfigurasi MySQL telah di non aktifkan. Pada distro Slackware cukup beri tanda komentar pada opsi skip-networking di file inisiasi MySQL daemon (terletak di /etc/rc.d/rc.mysqld).



Setelah Base Test Connection sukses, klik next,next, beri nama database, ok, dan akan muncul jendela database yang telah terhubung dengan MySQL :)


Kamis, 22 Januari 2009

Shutdown menu di XFCE

Apakah Anda menggunakan XFCE sebagai Desktop Environment (DE) Anda ?

Xfce merupakan DE yang terkenal ringan di kalangan *NIX system. Berikut merupakan sepenggal perkenalan tentang Xfce yang saya ambil dari website Xfce.

"Xfce is a lightweight desktop environment for various *NIX systems. Designed for productivity, it loads and executes applications fast, while conserving system resources." - Olivier Fourdan, creator of Xfce

Jika Anda menggunakan Xfce sebagai DE Anda, mungkin Anda akan mengalami kesulitan seperti yang saya alami. Saya menggunakan distro Slackware 12.2 dengan Xfce sebagai desktop environment, dan untuk mematikan atau me-restart komputer, saya harus logoff terlebih dahulu baru kemudian mematikan komputer dengan mengetikkan perintah shutdown/reboot secara manual karena Xfce menonaktifkan opsi restart dan shutdown pada menu "Quit" secara default.

Untuk mengatasi permasalahan sebagaimana tersebut di atas ... :) berikut ada trik mudah yang patut dicoba

Pertama dan terakhir he he he, edit file sudoers dengan menggunakan perintah visudo sebagai user root, kemudian tambahkan baris

MYUSER MYHOST=/usr/libexec/xfsm-shutdown-helper

pada file sudoers (diasumsikan nama user adalah MYUSER dan host komputer pada MYHOST).

Selesai :)

Sekarang menu Log Out Xfce Anda akan dilengkapi dengan opsi shutdown dan restart seperti di bawah ini